Sabtu, 03 Desember 2011

Mencoba Sayang Part 3

     Ternyata dibalik pintu ada tetangga Ikmal di rumah Ikmal yang dulu. Mita juga kenal karena ia datang ke prosesi pernikahan Ikmal dan Mita. Gadis itu bernama Dara Rizki Ruhiana (Dara).

Dara: “Assalamualaikum. Kak Ikmal nya ada?”
Mita: “Ada... Ada kok.. Ayo masuk”
Dara: “Makasih kak”
Mita: “Maleh, ada yang nyari nih”
Ikmal: “Siapa sayang?”
Mita: (bertanya ke Dara) “Oh iya.. Hampir lupa. Namanya siapa?”
Dara: “Aku dara kak”
Mita: “Oow Dara. Maleh, namanya Dara”
Ikmal: (keruang tamu) “Eeh Dara. Apa kabar? Ada apa?”
Dara: “Baik kak. Aku kesini mau minta tolong bolehh nggak?”
Ikmal: “Boleh.. Boleh”
Mita: “Eh tapi sebelumnya Dara mau minum apa?”
Ikmal: “Kopi!”
Mita: “Siapa yang nawarin kamu? Aku nawarin Dara sih yee”
Dara: “Aduh ngerepotin nih jadinya. Aku apa aja deh kak”
Mita: “Okedeh. Aku kedapur dulu ya”
Ikmal: “Inget! Kalo bikin kopi gausah pake garem.”
Mita: “Iyaa aku tau! Walaupun gak tau masalah dapur, aku tau kalo bikin kopi gak pake garem”
Ikmal: “Hehe kirain gatau”

      Mitapun kedapur untuk mengambil minuman. 10 menit kemudian Mita kembali keruang tamu membawa 1cangkir kopi dan segelas orange juice.

Ikmal: “Terimakasih!”
Mita: “Sama-sama”
Ikmal: “Oiya Dar, jkamu mau minta tolong apa tadi?”
Dara: “Aku mau minta tolong boleh gak aku tinggal disini. 2 minggu aja”
Ikmal: “loh emang dirumah kamu kenapa?”
Dara: “Aku lagi berantem sama mamah. Boleh ya kak Ikmal, kak Mita, please!”

      Ikmal dan Mita saling bertatap-tatapan. Mita mengangguk mantap tanda bahwa ia setuju.

Ikmal: “Oke”
Dara: “Bener kak? Makasih ya kak Mita! Makasih ya kak Ikmal!”
Mita: “Sama-sama”

***

      3 hari kemudian.
Sudah 3 hari dara menginap dirumah Ikmal. Pada saat Mita pulang dari warung...

Dara: “Aduh kak Ikmal, mata aku kelilipan”
Ikmal: “Kenapa? Sini aku tiup” (meniup mata Dara)
Dara: “Udah kak, makasih ya”

      Mita yang melihat kejadian itu, sontak cemburu. Ia langsung masuk kamar dan membanting pintu kamarnya. Ikmal hanya melihat keanehan istrinya.

***

      5 hari kemudian setelah kejadian itu, Mita sudah bisa memaafkan Ikmal dan menjalani kehidupan seperti biasa. Namun, Mita dihantui rasa cemburu lagi ketika memergoki Ikmal sedang suap-suapan makanan camilan dengan Dara. Mita langsung pergi ke kamarnya dan menangis. Ikmal dan Dara seolah tidak peduli dengan Mita.

***

      Malam ini adalah malam terakhir Dara menginap dirumah Ikmal. Ikmal, Mita, dan Dara berniat untuk menonton DVD horror yang baru dibeli. Mula-mula tidak terjadi apa-apa diantara mereka bertiga. Hening... Ikmal yang duduk ditengah merasa menikmati film tersebut.
      Tiba-tiba...

Dara: “Aaaaa!”

      Ada hantu muncul dari layar TV. Dara spontan memeluk Ikmal. Mita yang gerah melihat kejadian tersebut langsung mematikan film.

Mita: “Apa-apaan sih kamu Dar? Apa maksud kamu kayak gitu?” (dengan suara membentak)
Dara: “Maaf kak, aku gak sengaja, tadi...”
Mita: “Udah, ga usah banyak omong! Masih untung ya kamu dibolehin nginep 2 minggu disini. Kalo gak aku bolehin, kamu sekarang gak ada disini”
Ikmal: “Sabar sayang... Istighfar”
Mita: “Kamu lagi, jangan-jangan kamu sengaja ngelakuin ini?!”
Dara: “Tapi kak.....”
Mita: (menamparv pipi dara) “Tapi apa? Mau ngejelasin apa lagi kamu?”
Ikmal: “Dengerin aku Mit...”
Mita: “Dengerin apa? Aku kira kamu beneran cinta sama aku, eh taunya cuma omong doang”
Dara: (menangis) “Please kak, dengerin aku ngomong dulu! Aku nginep disini itu disuruh sama kak Ikmal”
Mita: “Bener itu Mal? (Menatap tajam ke Mata Ikmal) Jelasin! Apa maksudnya!”
Ikmal: “Dara, coba kamu jelasin”
Dara: “2 minggu yang lalu, kak ìkmal sms aku, dia nyuruh aku kesini untuk minta tolong ke aku buat ngetes atau manas-manasin ka Mita dengan cara pura-pura mesra-mesraan sama kak Ikmal. Dia mau ngetes ka Mita aja, seberapa besar rasa sayang ka Mita sama ka Ikmal. Dia mau ngetes ka Mita cemburu gak kalo kak Ikmal mesra sama aku. Gitu... Eh ternyata akting aku berhasil”
Mita: “Bener Mal?”
Ikmal: “Bener lah”
Dara: “Kalo ka Mita ga percaya, nih aku masih ada sms nya”

      Dara pun menunjukkan sms o nya dengan Ikmal. 15 menit Mita membaca. Selesai membaca, Mita tersenyum jengkel ke arah Ikmal. Saat itu perasaan Mita campur aduk. Ada jengkel, senang, malu, dll. Ikmal hanya membalas Mita dengan cengengesan.

Ikmal: “Cemburu yaa”
Mita: “Nggak! Siapa yang cemburu? Ge-eR amat!”
Ikmal: “Udah, bilang aja kalo cemburu mah”
Mita: “Bodo! Eh Dara, tadi tamparannya sakit ya? Maaf ya”
Dara: “Lumayan sih kak, tapi ga papa kok. Yang penting akting aku berhasil”
Mita: “Yaudah bagus deh, sebagai permintaan maaf aku, kita makan bakso yuk! Aku teraktir deh”
Ikmal: “Ayo ayo!”
Mita: “Yee siapa yang ngajak kamu?!”
Ikmal: “Aah jahat nih”
Mita: “Ayo Dar”
Dara: “Dadaaah!”

      Mita dan Dara pun meninggalkan Ikmal sendirian.

Ikmal: “Ikuuut!”

~To Be Continued~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar